Ruang Lingkup Psikologi Islam

Psikologi islam menjadi bagian bidang keilmuan yang perlu dipahami khususnya oleh umat muslim. Psikologi islam memiliki peran penting dalam kehidupan manusia dan kaitannya dengan Tuhan. Seperti yang diketahui, Allah SWT menjadikan Al-qur’an sebagai pedoman hidup manusia. Kandungan surat Al-qur’an dipenuhi dengan bahasan manusia, kehidupan, dan alam sekitarnya sehingga perlu untuk didalami.

Dalam diri manusia terdapat kompleksitas seperti perilaku, perasaan, pikiran, dan lainnya yang bisa dijadikan lahan kajian. Sama halnya dengan Al-qur’an yang memberikan gambaran mengenai manusia dan kehidupannya. Inilah yang kemudian menjadi ruang lingkup psikologi islam. Yaitu dengan menganalisis manusia dan kejiawaannya dengan berdasarkan Al-qur’an dan juga hadist.

Sederhananya, selain pergerakan alam semesta yang dapat dipahami sebagai sebuah pengetahuan sains, dalam diri manusia juga terdapat suatu kompleksitas yang dapat dijadikan sebuah kajian psikologi. Misalnya saja seperti perbuatan baik manusia dapat memperlihatkan cerminan dari kesehatan hati atau jiwanya dan juga sebaliknya. Namun lebih rincinya kajian yang digunakan dalam psikologi islam lebih berfokus pada Al-qur’an dan hadist.

Beberapa tentu akan timbul pertanyaan, mengapa kajiannya lebih berfokus pada Al-qur’an dan hadist tanpa melihat psikologi barat?

Sebenarnya psikologi islam sendiri pemilahan dan pembauran psikologi barat tapi lebih mengacu kandungan pada ayat suci Al-qur’an. Alasannya karena psikologi islam ini tidak hanya analisis yang mengkaitkan manusia dengan sekitarnya saja, tetapi lebih pada tujuan kehidupan lebih baik menuju Tuhan. Maka tidak heran jika fokus kajiannya Al-qur’an sebagai petunjuk dari Tuhan.

Dalam ayat Al-qur’an sendiri telah banyak ditemukan petunjuk mengenai keadaan manusia dan kehidupannya. Istilah yang barangkali dapat Anda ketahui yaitu seperti akal (aql), jiwa (ruh), fitrah, nafs, dan lain sebagainya. Istilah-istilah tersebut mengacu pada pembahasan manusia.

Jadi dapat disimpulkan bahwa ruang lingkup dari psikologi islam adalah perilaku manusia yang dikaitkan dengan ayat-ayat dalam kitab suci Al-qur’an mengenai manusia. Dari yang dirasakan oleh manusia ataupun apa yang dilakukannya menjadi sebuah kajian yang  dapat dijadikan suatu pembelajaran di masa sekarang atau di masa mendatang. Untuk itu, sebagai seorang muslim perlu mempelajari psikologi islam untuk kehidupan yang baik.